Bupati Manggarai Paparkan LKPJ 2025: Transparansi Anggaran Manggarai Capai 95%, Kolaborasi Multipihak Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Ruteng, Fokusntt.com– Di Ruang Sidang Utama DPRD Manggarai, Jumat (27/03), suasana Masa Sidang II tahun Dinas 2026 menjadi saksi atas komitmen transparansi Pemerintah Kabupaten Manggarai. Di hadapan para wakil rakyat, Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, secara langsung menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, sebuah momen penting dalam siklus akuntabilitas demokrasi daerah.

 

Bacaan Lainnya

Laporan yang diserahkan ini bukan sekadar dokumen administratif. Ia disusun dengan berpedoman pada kerangka hukum yang ketat, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, serta selaras dengan dokumen perencanaan strategis daerah seperti RPJMD Kabupaten Manggarai, RKPD Tahun 2025, KUA-PPAS, dan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2025 beserta perubahannya.

 

Dalam penyampaiannya, Bupati Herybertus Nabit menyoroti realitas pelaksanaan pembangunan sepanjang 2025. Ia mengakui bahwa berbagai program telah dijalankan melalui kolaborasi multipihak, meski tidak lepas dari tantangan keterbatasan sumber daya dan dinamika kebijakan nasional.

“Pemerintah daerah terus berupaya memastikan kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pencapaian target pembangunan daerah secara bertahap,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa akuntabilitas bukan hanya soal angka, melainkan tentang kehadiran negara yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bupati juga tidak lupa menyampaikan apresiasi tulus kepada DPRD Kabupaten Manggarai. Fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dijalankan secara konstruktif dinilai menjadi pilar penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Lebih jauh, kemajuan Manggarai disebut sebagai hasil sinergi kolektif, dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, komunitas adat, kelompok perempuan, pelaku ekonomi kreatif, pemuda, hingga pelaku usaha. Semua disebut sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem pembangunan daerah.

 

Arah Kebijakan: Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Secara strategis, arah pembangunan Manggarai Tahun 2025 mengusung tema pembangunan berwawasan lingkungan, yang ditopang lima pilar utama:

  1. Peningkatan ekonomi berbasis pembangunan berwawasan lingkungan;
  2. Peningkatan kualitas hidup masyarakat yang partisipatif;
  3. Peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan yang inklusif;
  4. Optimalisasi pembangunan budaya dan pariwisata berkelanjutan;
  5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang profesional.

 

Kinerja Keuangan: Transparansi dalam Angka

Dari aspek fiskal, laporan ini mengungkap capaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

  1. Pendapatan Daerah: Target: Rp1,27 triliun. Realisasi: Rp1,21 triliun (95,26%).
  2. PAD: Target Rp147,79 miliar. Realisasi Rp132,74 miliar (89,33%), berkontribusi 10,88% terhadap total pendapatan.
  3. Pendapatan transfer: Realisasi >96% dari target, menunjukkan adaptasi terhadap dinamika kebijakan fiskal nasional.

Pendapatan Transfer Antar Daerah:

  1. Dana bagi hasil pajak provinsi (pajak kendaraan bermotor, bea balik nama, pajak BBM kendaraan, pajak air permukaan, pajak rokok): Target Rp34,18 miliar. Realisasi Rp28,31 miliar (82,82%).
  2. Lain-lain pendapatan daerah yang sah: Target Rp18,52 miliar. Realisasi Rp18,24 miliar (98,51%).

Pembelanjaan Daerah:

  1. Belanja Daerah: Total alokasi: Rp1,29 triliun. Realisasi: Rp1,21 triliun (93,82%).
  2. Belanja operasi: Anggaran Rp990 miliar. Realisasi Rp893 miliar (93,65%).
  3. Belanja modal: Anggaran Rp133,73 miliar. Realisasi Rp124,99 miliar (93,45%).
  4. Belanja tidak terduga: Anggaran Rp1,32 miliar. Realisasi Rp1,12 miliar (94,71%).
  5. Belanja transfer: Anggaran Rp199,56 miliar. Realisasi Rp195,87 miliar (97,71%).

Capaian-capaian ini, menurut narasi laporan, mencerminkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan terkendali meski di tengah tantangan fiskal dan perubahan kebijakan nasional.

Komitmen Ke Depan: Kolaborasi untuk Manggarai yang Berkelanjutan

Menutup penyampaian laporan, Bupati Hery Nabit menegaskan komitmen berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Manggarai berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan efektivitas program pembangunan, serta menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah demi terwujudnya Manggarai yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Sebagai penutup prosesi formal, Bupati bersama Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 kepada pimpinan DPRD Kabupaten Manggarai. Dokumen ini kini memasuki tahap pembahasan lebih lanjut sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ini merupakan proses yang membuka ruang bagi partisipasi publik dalam mengawal akuntabilitas pemerintahan daerah.

Pos terkait