CIBAL, Fokusntt.com- Curah hujan dengan intensitas tinggi pada Senin hingga Selasa, 6–7 April 2026 mengakibatkan kerusakan ruas jalan penghubung Ratung-Peso, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.
Bagi masyarakat yang sehari-hari mengandalkan jalur ini, pemandangan badan jalan yang ambruk dan terputus tentu menimbulkan kekhawatiran. Lubang besar menganga di tengah jalan, membuat kendaraan roda empat tak lagi bisa melintas, sementara pengendara roda dua pun harus ekstra waspada.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, derasnya aliran air ternyata mengikis tanah di bagian bawah badan jalan hingga memicu longsor. Material tanah dan batu ikut terbawa arus, memperparah kondisi. Tak hanya itu, sebuah pipa yang melintang di atas aliran air juga terlihat terdampak dan berada dalam kondisi rawan, menambah daftar kekhawatiran warga akan potensi bahaya susulan.
Di tengah keterbatasan akses, warga Kampung Peso tak tinggal diam. Dengan semangat gotong royong yang kental, mereka bergerak cepat melakukan penanganan darurat secara swadaya. Menggunakan material seadanya, warga bahu-membahu menghubungkan bagian jalan yang putus agar setidaknya bisa dilalui pejalan kaki sementara waktu. Inisiatif ini menjadi bukti ketangguhan komunitas dalam menghadapi situasi darurat.
Menanggapi kondisi ini, Camat Cibal, Fransiskus M. Pait, menyatakan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat dan tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami sudah mendapat informasi dari warga. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait agar segera dilakukan penanganan sehingga akses jalan bisa kembali dilalui,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga yang secara gotong royong melakukan perbaikan sementara.
“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat Peso yang bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Namun kami tetap mengimbau agar masyarakat berhati-hati karena kondisi jalan masih rawan,” tambahnya.
Bagi warga, langkah darurat ini hanyalah solusi sementara. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Akses transportasi yang kembali normal sangat dinantikan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi. Aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat sangat bergantung pada kelancaran jalur ini.






