Berharap Meringankan Beban Masyarakat, Pemkab Manggarai Distribusi Sembako Bagi 56.646 Keluarga

RUTENG, Info1news.com- Di tengah dinamika ekonomi yang masih menyisakan kerentanan bagi sebagian keluarga, Kabupaten Manggarai kini membuka jalur distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa bantuan beras dan minyak goreng untuk periode Februari-Maret 2026. Program ini hadir sebagai respons konkret negara untuk menjamin ketersediaan pangan dan melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi maupun ancaman kerawanan pangan.

 

Bacaan Lainnya

Pangan memang fondasi paling dasar bagi keberlangsungan hidup. Lebih dari sekadar komoditas, pemenuhannya menentukan stabilitas sosial, budaya, hingga politik bangsa. Menyadari urgensi ini, pemerintah mengikat pelaksanaannya dalam payung hukum Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah. Melalui regulasi tersebut, penyaluran cadangan pangan tidak lagi bersifat karitatif semata, melainkan diarahkan secara strategis untuk mendukung pengentasan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menstabilkan harga, mengendalikan inflasi, serta memberikan perlindungan berimbang bagi produsen dan konsumen.

 

Di lapangan, bantuan ini menyasar keluarga berpenghasilan rendah yang telah terverifikasi dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. Untuk Kabupaten Manggarai, tercatat 56.646 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 171 desa pada 12 kecamatan menjadi sasaran langsung. Setiap PBP akan menerima paket yang sama setiap bulannya sebanyak10 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Untuk periode Februari dan Maret, masing-masing keluarga akan memperoleh total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Logistik yang disiapkan untuk wilayah ini mencapai 1.132,920 ton beras dan 226.584 liter minyak goreng.

 

Distribusi akan dilaksanakan serentak dalam satu tahap pada bulan April 2026. Pelaksanaan dirancang agar berjalan lancar, tepat sasaran, dan manfaatnya langsung menyentuh kehidupan rumah tangga penerima. Sebagai bagian dari proses ini, akan digelar penyerahan simbolis yang dipimpin Bupati Manggarai bersama Wakil Bupati Fabianus Abu kepada perwakilan PBP.

 

Menyampaikan arah kebijakan, Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, menekankan esensi kehadiran negara.

 

“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini. Bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga di Kabupaten Manggarai,” ujarnya.

 

Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi multipihak.

 

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam program perlindungan sosial seperti ini. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal penyaluran bantuan agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tambahnya.

 

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa, Kabupaten Manggarai menempatkan program ini bukan sebagai bantuan sesaat, melainkan langkah strategis untuk mendorong kenaikan kesejahteraan masyarakat serta membangun ketahanan pangan daerah yang kuat dan berkelanjutan.

 

 

Pos terkait