Ende, FokusNTT.com- El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Ende Tahun 2025 tidak hanya menghadirkan kompetisi sepak bola antar kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT), tetapi juga terbukti menjadi penggerak ekonomi daerah.
Hal tersebut terungkap dalam hasil kajian Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende bersama Pemerintah Kabupaten Ende terkait dampak ekonomi penyelenggaraan ETMC Ende 2025.
Turnamen ETMC yang telah digelar secara berkelanjutan sejak 1969 ini dikenal sebagai salah satu event olahraga paling penting di NTT.
Selain berfungsi sebagai ajang pembinaan atlet dan peningkatan kualitas kompetisi sepak bola daerah, ETMC juga berperan dalam mempererat persatuan serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Berdasarkan hasil kajian, total aktivitas ekonomi yang tercipta selama pelaksanaan ETMC Ende 2025 diperkirakan mencapai Rp18,40 miliar.
Perputaran ekonomi tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti perdagangan, transportasi, akomodasi, jasa, konsumsi rumah tangga, hingga usaha mikro dan kecil yang berkembang selama turnamen berlangsung.
Lebih lanjut, melalui Analisis Input–Output Tabel Provinsi Nusa Tenggara Timur, BPS mencatat bahwa total efek pengganda (multiplier effect) ETMC Ende 2025 terhadap output ekonomi Provinsi NTT mencapai Rp25,78 miliar.
Nilai ini menunjukkan bahwa setiap aktivitas ekonomi yang terjadi selama turnamen mampu memicu dampak lanjutan di berbagai sektor ekonomi daerah.
Selain itu, ETMC Ende 2025 juga memberikan dampak pengganda terhadap Nilai Tambah Bruto (NTB) sebesar Rp13,93 miliar bagi perekonomian Provinsi NTT.
Sementara itu, efek multiplier terhadap total kompensasi tenaga kerja tercatat mencapai Rp5,47 miliar, yang mencerminkan kontribusi nyata turnamen terhadap peningkatan pendapatan tenaga kerja di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Hasil kajian ini menegaskan bahwa penyelenggaraan event olahraga berskala regional seperti ETMC tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Ende dan BPS Kabupaten Ende berharap ETMC dapat terus dikembangkan sebagai agenda olahraga tahunan yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat NTT.***







