Pemerintah Provinsi NTT Jamin Keamanan Pengembangan Geothermal

MANGGARAI, Fokusntt.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan panas bumi. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, membentuk satuan tugas di beberapa wilayah kerja geothermal untuk memastikan verifikasi lapangan berjalan transparan dan akuntabel, sekaligus membuka ruang dialog dengan masyarakat.

 

Bacaan Lainnya

Menurutnya, proyek geothermal yang telah berjalan baik akan diteruskan, sementara yang masih menghadapi kendala akan dibenahi dengan mempertimbangkan aspirasi warga. Prinsip utama yang dijaga meliputi keterbukaan data lingkungan, pelibatan masyarakat adat, dan pelestarian berbasis kearifan lokal.

 

Pengembangan panas bumi dilakukan melalui tahapan ketat dengan teknologi modern serta sistem pengeboran cerdas yang mampu memetakan dan meminimalkan risiko. Aspek keselamatan dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas sejak tahap eksplorasi hingga operasional.

PLTP Ulumbu yang telah beroperasi selama 13 tahun menjadi bukti konkret.

 

Dalam dialog bersama warga Desa Wewo, Gubernur menanyakan langsung dampaknya terhadap pertanian, kesehatan, dan ternak. Warga menyatakan tidak merasakan efek negatif, justru menikmati manfaat listrik yang lebih stabil.

Gubernur juga meminta PT PLN (Persero) memastikan penggunaan teknologi terbaik dalam setiap proses pengeboran agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat sekitar.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, PLN, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci transformasi energi bersih di Flores.

“Dengan kolaborasi pemerintah, PLN, akademisi, dan masyarakat, Flores berada di jalur menuju transformasi energi bersih yang berkelanjutan,” ujar Rizki.

 

Di balik uap panas bumi yang muncul dari perut bumi Flores, tersimpan optimisme menuju kemandirian energi dan masa depan yang lebih hijau serta berkelanjutan.

Pos terkait