Komitmen PLN Mendahulukan Kesejahteraan Masyarakat Diapresiasi Oleh Warga Sekitar PLTP Ulumbu

MANGGARAI, Info1news.com- Di balik infrastruktur energi bersih, tersimpan cerita transformasi kehidupan bagi masyarakat Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Operasional Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu tidak hanya menyuplai daya, namun telah menjadi katalisator perubahan sosial ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga setempat di tengah berbagai isu yang berkembang.

 

Bacaan Lainnya

Salah satu wajah perubahan tersebut terlihat pada Katharina Fono, warga Daratei, Desa Ulubelu. Ia menceritakan perbandingan kondisi kehidupannya sebelum dan sesudah pengembangan geothermal berjalan.

“Dulu saya hidup susah, rumah bambu dengan atap yang ditumbuhi rumput. Sekarang anak saya bekerja berkat adanya geothermal ini. Saya bisa punya rumah seperti yang lain. Hidup saya berubah, sama seperti rumah saya juga,” tuturnya.

Harapan serupa juga diwujudkan melalui penyerapan tenaga kerja lokal. Yesualdus Jehadu, yang kini bekerja sebagai operator PLTP Ulumbu, mengakui bahwa sejak awal mendengar rencana pembangunan pembangkit, ia bercita-cita dapat bekerja di sana.

“Sebagai orang Manggarai, saya bangga sekali. Selain bisa menghidupi keluarga, saya tidak perlu merantau jauh. Listrik dari Ulumbu juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Manggarai,” katanya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa PLTP Ulumbu membuka peluang kerja bagi tenaga lokal sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di daerah. Keberadaan pembangkit ini menjadi simbol bahwa energi bersih dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Upaya pemberdayaan tidak hanya berhenti pada penyerapan tenaga kerja operasional. Dari sisi pemberdayaan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UIP Nusra turut mendorong peningkatan kesejahteraan warga. Pendamping program TJSL hortikultura PLTP Ulumbu, Solastri Fiana Novamot, menjelaskan bahwa pada 2023 PLN menjalankan program hortikultura untuk memberdayakan kelompok masyarakat binaan.

“Setelah adanya program CSR ini, masyarakat bisa mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif yang menghasilkan pendapatan tambahan,” jelas Solastri.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa keberhasilan PLTP Ulumbu tidak hanya diukur dari kapasitas listrik yang dihasilkan, tetapi juga dari dampak sosial yang ditimbulkan.

“PLTP Ulumbu adalah bukti bahwa energi bersih dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Kami berkomitmen memastikan setiap proyek membuka lapangan kerja, mendorong UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar manfaat energi panas bumi semakin luas dirasakan.

“Kami ingin Ulumbu menjadi contoh bahwa transisi energi menuju sumber yang ramah lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan taraf hidup masyarakat,” tutupnya.

 

 

Pos terkait