MANGGARAI, FokusNTT.com- Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
Hal tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Hery Nabit saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 68 kepala sekolah mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai pada Selasa (10/3/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Sekda Manggarai serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemkab Manggarai.
Dalam sambutannya, Bupati Hery Nabit menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar bukanlah hal yang baru.
Namun yang paling penting adalah memastikan teknologi tersebut benar-benar dapat diakses oleh seluruh peserta didik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Adaptasi teknologi dalam pendidikan bukan sesuatu yang baru. Tetapi yang paling penting adalah memastikan bahwa teknologi yang kita gunakan benar-benar dapat diakses oleh semua anak dan digunakan semata-mata untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Bupati Hery Nabit juga menambahkan, penggunaan teknologi harus mampu mendukung proses pembelajaran secara nyata, membantu siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, serta tidak sekadar mengikuti tren tanpa memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Lebih lanjut, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga mengakui bahwa tantangan dalam dunia pendidikan saat ini tidaklah mudah.
Banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan pendidikan, mulai dari perubahan sistem pendidikan, kualitas sumber daya manusia, hingga kondisi sosial yang turut memengaruhi perkembangan peserta didik.
“Tantangan pendidikan saat ini tidak mudah. Kita berbicara tentang sistem yang terus berubah, kualitas sumber daya manusia yang beragam, serta kondisi anak-anak yang juga berbeda-beda dalam menerima pembelajaran,” jelasnya.
Selain itu, Bupati dua periode tersebut juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam proses pendidikan anak.
Menurutnya, dalam banyak kasus masih terdapat orang tua yang menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan kepada pihak sekolah, padahal pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Sering kali orang tua menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan kepada sekolah. Padahal pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua dan guru,” katanya.
Ia juga meminta para kepala sekolah dan guru untuk tetap menjalankan tugas pendidikan dengan penuh tanggung jawab meskipun menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan di lapangan.
Bupati Hery Nabit menegaskan bahwa setiap anak yang berada di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab moral bagi para pendidik.
“Siapa pun anak yang masuk ke dalam kelas kita, yang kita ajar dan kita didik, mereka adalah anak-anak kita. Mereka adalah masa kini sekaligus masa depan yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menumbuhkan semangat pengabdian dalam dunia pendidikan serta memimpin sekolah dengan penuh dedikasi demi masa depan generasi muda di Kabupaten Manggarai.
Dengan komitmen dan kerja bersama antara kepala sekolah, guru, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan, diharapkan kualitas pendidikan di Manggarai dapat terus meningkat dan mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.***







