MANGGARAI, Fokusntt.com– Bagi warga sekitar Stadion Golo Dukal, pemandangan alat-alat pertanian modern yang mulai mengolah lahan di kawasan tersebut bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan sinyal nyata bahwa komitmen pemerintah daerah untuk memajukan sektor pertanian mulai menyentuh akar rumput.
Pada Jumat (10/4/2026), dua unit alat modern Disc plough (bajak piringan) dan Alat penggembur tanah rotary (cultivator/rotary tiller) mulai bekerja menggarap tanah di sekitar stadion. Kehadiran teknologi ini diharapkan menjadi penggerak percepatan proses pengolahan lahan sekaligus peningkatan kualitas struktur tanah, agar segera siap ditanami dan memberikan hasil optimal.
Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit bersama Wakil Bupati Fabianus Abu yang turut terjun ke lokasi sejak tahap pembersihan lahan. Bagi warga, langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti bahwa pimpinan daerah benar-benar menempatkan pertanian sebagai prioritas pembangunan.
Dalam arahan sebelum kegiatan dimulai, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai serius menggarap lahan di sekitar Stadion Golo Dukal. Komitmen tersebut, menurutnya, tercermin dari kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati di lokasi.
Dari perspektif ketahanan pangan, pengolahan lahan ini merupakan langkah strategis awal. Area sekitar Stadion Golo Dukal dinilai memiliki potensi agronomis yang layak dikembangkan menjadi lahan pertanian produktif. Dengan dukungan alat modern, pemerintah daerah berupaya mentransformasi praktik pertanian tradisional menuju sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Instansi teknis terkait menyampaikan bahwa penggunaan bajak piringan dan penggembur rotary bukan sekadar pilihan alat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong adopsi teknologi di kalangan petani lokal. Diharapkan, para petani dapat melihat langsung manfaat efisiensi waktu, tenaga, dan peningkatan kualitas olah tanah melalui demonstrasi praktis di lapangan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Manggarai berencana melanjutkan pengembangan kawasan ini dengan penanaman komoditas unggulan yang disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim setempat. Tujuannya jelas, menghasilkan produk pertanian yang optimal, bernilai ekonomi tinggi, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Manggarai.
Dengan pendekatan partisipatif dan dukungan teknologi, inisiatif di Golo Dukal ini diharapkan menjadi model percontohan bagi pengembangan lahan produktif di wilayah lain, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah dari tingkat akar rumput.






