PLN UIP Nusra Gandeng BIN NTB, Pastikan Proyek Ketenagalistrikan Berjalan Aman dan Lancar

MATARAM, FN- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat sinergi dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BIN Daerah) NTB dalam mendukung kelancaran pembangunan proyek strategis ketenagalistrikan di Nusa Tenggara Barat.

Penguatan koordinasi tersebut diwujudkan melalui audiensi General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, bersama jajaran manajemen dengan Kepala BIN Daerah NTB, Amiruddin, Kamis (19/6).

Bacaan Lainnya

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya PT PLN (Persero) UIP Nusra mempererat koordinasi dan sinergi antar instansi dalam mendukung kelancaran pembangunan proyek-proyek strategis ketenagalistrikan yang tengah dijalankan PLN di wilayah NTB.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kondusivitas wilayah, mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, serta mengantisipasi berbagai tantangan yang berpotensi muncul selama proses pembangunan proyek.

Kabinda NTB, Amiruddin, menyambut baik kunjungan jajaran PT PLN (Persero) UIP Nusra dan menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi yang erat dalam mendukung pembangunan di daerah.

“Terima kasih banyak sudah berkenan berkunjung ke kantor kami. Insyaallah kita terus bersinergi. Selama ini kami juga rutin berkoordinasi dengan berbagai pihak di wilayah. Jika ke depan PLN UIP Nusra menghadapi kendala di lapangan, kami siap membantu dan menyelesaikannya bersama,” ujar Amiruddin.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menjelaskan bahwa dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan sosial yang beragam seperti Nusa Tenggara.

“Saat ini PLN UIP Nusra tengah mengawal sejumlah proyek strategis ketenagalistrikan di NTB, mulai dari penyelesaian PLTU Lombok FTP-2 di Sambelia, Kabupaten Lombok Timur berkapasitas 2×50 MW, pembangunan SUTT 150 kV Mataram-Mantang, hingga berbagai infrastruktur pendukung lainnya. Untuk itu, sinergi dan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder menjadi sangat penting agar pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Manurung.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan juga turut ditentukan oleh terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di tengah masyarakat.

“Kami percaya pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat. Karena itu, PLN terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk BIN Daerah NTB, agar setiap tantangan yang muncul dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan konstruktif,” katanya.

Menurut Manurung, kehadiran infrastruktur ketenagalistrikan yang andal akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan investasi, serta pengembangan sektor-sektor strategis seperti pariwisata, industri, dan pelayanan publik.

“Tujuan utama kita adalah menghadirkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional,” tutup Manurung.

Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara PT PLN (Persero) UIP Nusra dan BIN Daerah NTB dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur strategis yang aman, andal, dan berkelanjutan di NTB.

Pos terkait