Raih Berbagai Penghargaan dalam Melestarikan Budaya Manggarai, Bupati Hery: “Seniman Manggarai Harus Diberi Jalan”

Bupati Manggarai, Hery Nabit bersama Seniman musik Manggarai, Felix Edon. Keduanya sama-sama menerima Anugerah Kebudayaan. Felix Edon menerima Anugerah Kebudayaan RI dari Kementerian Kebudayaan RI tahun 2025 dalam dedikasinya melestarikan musik tradisional Manggarai, sementara Bupati Hery Nabit menerima Anugerah Kebudayaan tahun 2026 dari PWI dalam dedikasinya merevitalisasi rumah adat Manggarai.

Ruteng, FokusNTT.com- Ini kabar gembira bagi para seniman Manggarai yang berkarya untuk melestarikan seni dan budaya lokal. Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit mengatakan, para seniman Manggarai harus dibantu dan diberi jalan agar memiliki semangat dalam berkarya.

Hal itu disampaikan Bupati Hery Nabit saat menerima seniman musik Manggarai, Felix Edon, yang datang bersama Sanggar Wela Rana di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2026) sore.

Bacaan Lainnya

Apa yang disampaikan itu terkait penghargaan kebudayaan yang diperoleh baik individu, komunitas masyarakat maupun oleh Pemkab Manggarai.

Pada, penghujung tahun 2025 lalu, seniman musik Manggarai, Felix Edon menerima Anugerah Kebudayaan RI dari Kementerian Kebudayaan RI.

Seniman musik Manggarai Felix Edon meraih penghargaan karena dedikasinya atas mengembangkan musik tradisional Manggarai yakni Cakatinding untuk anugerah kategori Perintis.

Dan pada awal tahun 2026, dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 9 Februari 2026 yang akan datang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan memberikan kepada Bupati Manggarai, Hery Nabit, Anugerah Kebudayaan Tahun 2026 atas upayanya melakukan revitalisasi lebih dari seratus rumah adat Manggarai.

Namun penghargaan untuk melestarikan budaya Manggarai tidak sebatas itu.

Plt. Kepala Bidang Kesenian, Kebudayaan, dan Tradisi (KKT) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, menjelaskan bahwa Anugerah Kebudayaan RI yang diterima oleh seniman Manggarai itu merupakan satu dari beberapa capaian penting di bidang kebudayaan.

“Sebelum Pa Felix Edon kami usulkan untuk mendapat anugerah pada tahun ini, alat musik Cakatinding telah ditetapkan oleh Kemendikbud sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada tahun 2022 silam,” ungkap Armin.

Pada tahun 2025, lanjut Armin, pihaknya juga mengusulkan makanan tradisional Sombu, yang akhirnya ditetapkan sebagai WBTB oleh Kementerian Kebudayaan.

“Kemudian Pak Bupati (maksudnya Bupati Manggarai, Hery Nabit) juga akan mendapat Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat untuk revitalisasi Mbaru Gendang (rumah adat Manggarai). Semoga semakin menguatkan niat kita bersama untuk terus melestarikan kebudayaan,” papar Armin Bell.

Terkait hal tersebut, Bupati Manggarai meminta agar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus melakukan upaya-upaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan.

“Kalau tahun ini musik (Anugerah Kebudayaan untuk Felix Edon), maka di waktu-waktu berikutnya jenis kesenian yang lain. Bisa tari, bisa juga pegiat caci, dan lain-lain,” ujar Bupati Hery Nabit .

Dia berharap, para seniman harus dibantu untuk bisa menyiapkan haril karyanya dengan baik. “Siapkan jalannya dengan baik agar para seniman kita semakin bersemangat dalam berkarya,” demikian Bupati Hery Nabit.

(*/aka) 

Pos terkait