Potensi Cuaca Ekstrem di NTT Masih Terjadi Hingga 23 Januari, di Flotim 16 Rumah Rusak Diterjang Angin

Ruteng, FokusNTT.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengingatkan potensi cuaca ekstrem untuk warga Flores Timur, Lembata, dan Sikka. BMKG memprediksi angin kencang serta hujan sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi pada 17-23 Januari 2026.

Sementara di Kabupaten Flores Timur (Flotim) dilaporkan, sebanyak 16 rumah rusak parah karena diterjang angin kencang yang terjadi pada dini hari Jumat (16/1/2026).

Bacaan Lainnya

Mengutip berita detik, angin kencang di Kabupaten Flores Timur sudah terjadi selama lima hari terakhir.

“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang di wilayah Flores Timur, Lembata, Sikka,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot’ek, dalam keterangan resmi, Jumat (15/1/2026).

Menurut Sti, sebagian besar wilayah NTT saat ini berada pada periode puncak musim hujan. Selain itu, BMKG juga memantau adanya bibit Siklon Tropis 97S di utara Benua Australia.

“Berpotensi meningkat menjadi Siklon Tropis sehingga membentuk daerah perlambatan, belokan, dan pertemuan angin di wilayah NTT serta menguatnya Monsun Asia dan aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) sehingga mendukung terjadinya hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah NTT,” imbuhnya.

Diingatkan, semua wilayah kabupaten/kota diminta waspada akan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Himbauan BMKG:

1. Masyarakat dihimbau agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.

2. Lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut dan udara, serta kegiatan luar ruangan seperti ibadah dan wisata.

3. Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing patut waspada akan potensi Tanah Longsor dan Banjir Bandang pada saat terjadi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat yang terjadi dalam durasi yang panjang.

4. Waspada potensi banjir lahar hujan di sekitar gunung berapi Lewotobi Laki-Laki di wilayah Flores Timur.

5. Mengingat cuaca bersifat dinamis, masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini cuaca ekstrem dari Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang melalui layanan informasi cuaca 24 jam 7 hari di (0380) 881613; WhatsApp: 0811-3940-4264 atau dapa langsung mengakses Aplikasi iOS dan Android Info BMKG dan Sosial Media @infobmkgeltari.

Para Kepala Daerah dihimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD dan TNI POLRI setempat dan terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh BMKG.

(*/aka)

Pos terkait