Bupati Manggarai Gelar Rapat Perdana Pascagempa di Stadion Golo Dukal, Susun Strategi Pemulihan

Rapat lengkap perdana pascagempa bumi magnitudo 7,7 lingkup Pemkab Manggarai yang dipimpin Bupati Manggarai Hery Nabit pada Senin (8/9) di kantor sementara Bupati Manggarai di stadion Golo Dukal.

RUTENG, FokusNTT.com – Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit memimpin rapat staf lengkap perdana pascagempa bumi, Selasa [8/9/2026]. Rapat digelar di kantor Bupati sementara, Stadion Golo Dukal-Leda, Ruteng.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda mulai pukul 10.00 WITA ini menjadi forum konsolidasi untuk menyusun langkah pemulihan terarah, setelah gempa bumi mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Bupati yang akrab disapa Hery Nabit memimpin rapat bersama Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu dan Plt. Sekda Lambertus Paput. Hadir pula para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta para Kepala Bagian lingkup Setda Manggarai.

Agenda utama rapat adalah percepatan pemulihan pascabencana. Pemkab Manggarai menekankan pentingnya kerja bersama dan koordinasi lintas sektor untuk mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, menyusun skala prioritas, dan memastikan setiap intervensi memiliki target yang jelas.

“Pemulihan tidak boleh berjalan parsial. Setiap perangkat daerah harus mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya, dengan tetap mengacu pada kebutuhan utama masyarakat terdampak,” menjadi penekanan dalam rapat tersebut.

Selain pemulihan sarana dan prasarana, Pemkab juga memastikan keberlanjutan pelayanan dasar tetap berjalan. Meski sejumlah fasilitas perkantoran mengalami kerusakan, roda pemerintahan dan pelayanan publik harus tetap beroperasi.

Pemanfaatan Stadion Golo Dukal-Leda sebagai kantor Bupati sementara merupakan bagian dari strategi menjaga keberlangsungan pemerintahan selama masa pemulihan.

Rapat perdana ini menjadi momentum konsolidasi internal untuk memasuki fase pemulihan yang lebih terukur dan terpadu, dengan fokus utama pada pemulihan kondisi masyarakat dan keberlanjutan pelayanan publik. (*/aka) 

Pos terkait