MANGGARAI, FN – Turnamen Sepak Bola Piala Bandara Frans Sales Lega Cup I tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) se-Kabupaten Manggarai menjadi salah satu langkah untuk membangun dan mengembangkan talenta sepak bola muda di daerah tersebut.
Turnamen yang diikuti 28 tim dari empat kecamatan ini resmi dibuka oleh Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, di Lapangan Sepak Bola Kumba, Sabtu (1/8/2026).
Ke-28 tim peserta berasal dari Kecamatan Ruteng, Wae Rii, Cibal, dan Langke Rembong. Kompetisi dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai 1 hingga 12 Agustus 2026.
Kehadiran turnamen ini diharapkan memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sepak bola sekaligus memperoleh pengalaman bertanding sejak usia dini.
Selain menjadi ajang kompetisi, Piala Bandara Frans Sales Lega Cup I juga diharapkan mampu mempererat hubungan antarsekolah serta membuka peluang bagi munculnya pemain-pemain muda berbakat yang dapat dibina untuk meraih prestasi lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.
Ia menilai kegiatan olahraga bagi anak-anak memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda agar menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan memiliki sikap mental yang positif.
Menurut Bupati Hery Nabit, turnamen sepak bola usia dini tidak semata-mata bertujuan mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter anak melalui nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar jajaran Bandara Frans Sales Lega yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sekaligus menyiapkan fasilitas bagi anak-anak untuk bermain dan mengembangkan kemampuan mereka.
“Saya kira itulah tujuan dari turnamen-turnamen semacam ini. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih khusus kepada keluarga besar jajaran Bandara Frans Sales Lega yang telah menyelenggarakan kegiatan ini hingga menyiapkan fasilitas, sehingga anak-anak kami boleh bermain dengan baik dan menjunjung tinggi sportivitas,” ungkapnya.
Bupati berharap para peserta dapat memanfaatkan turnamen tersebut sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.
Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan dalam olahraga. Kemampuan menerima kekalahan, menghargai lawan, dan mematuhi aturan pertandingan merupakan bagian penting dari pembentukan karakter generasi muda.
Untuk memastikan kompetisi berjalan dengan baik, Bupati Hery Nabit turut berpesan kepada para wasit dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Manggarai agar menjalankan tugas secara profesional dan adil.
Menurutnya, kepemimpinan wasit yang baik akan membantu menciptakan pertandingan yang tertib sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para pemain yang masih berada pada usia sekolah dasar.
Ia berharap seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi aturan dan semangat sportivitas sehingga setiap peserta mampu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
“Saya minta para wasit dari Askab Kabupaten Manggarai untuk sama-sama mengawal jalannya pertandingan sehingga anak-anak kita dapat menerima apa pun hasil dari setiap pertandingan,” pungkasnya.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kompetisi yang sehat bagi anak-anak, sehingga mereka tidak hanya berkembang dari sisi kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Srikanti Jana, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Piala Bandara Frans Sales Lega Cup I bertujuan mempererat tali silaturahmi antarsekolah di Kabupaten Manggarai.
Selain itu, turnamen ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga, khususnya sepak bola, sekaligus menjaring bibit-bibit atlet muda yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Srikanti mengatakan, kompetisi tersebut berlangsung selama 12 hari, mulai 1 hingga 12 Agustus 2026. Adapun sumber pendanaan kegiatan berasal dari biaya pendaftaran peserta serta dukungan para sponsor.
Untuk memotivasi para pemain, panitia telah menyiapkan sejumlah penghargaan bagi tim yang berhasil meraih prestasi.
Penghargaan tersebut berupa trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan bagi juara pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Panitia juga menyediakan penghargaan khusus bagi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak atau top scorer.
Berbagai penghargaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mendorong terciptanya kompetisi yang sehat dan kompetitif.
Atas nama panitia, Srikanti turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen, mulai dari panitia, sponsor, aparat keamanan, hingga berbagai pihak yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, dan materi.
Pembukaan Piala Bandara Frans Sales Lega Cup I berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para peserta, guru pendamping, orang tua, serta masyarakat yang hadir di Lapangan Kumba.
Partisipasi 28 tim dari empat kecamatan menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membangun hubungan positif dengan pelajar dari sekolah lain.
Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun fondasi sepak bola usia dini di Kabupaten Manggarai.
Pembinaan sejak usia sekolah dasar dinilai penting untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengembangkan keterampilan dasar, memahami strategi permainan, membangun kedisiplinan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga.







