PLN Peduli Hadirkan Air Bersih di Wewo, Pemkab Manggarai Apresiasi Dampak Nyata bagi Warga

MANGGARAI, FN- Pemerintah Kabupaten Manggarai menyambut baik pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau PLN Peduli yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat di sekitar wilayah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu.

Program tersebut dinilai memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, yang berada di kawasan pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6 Poco Leok.

Bacaan Lainnya

Apresiasi pemerintah daerah itu menunjukkan bahwa program sosial PLN berperan penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata melalui implementasi TJSL PLN.

Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, menyampaikan terima kasih kepada PT PLN yang dalam berbagai situasi tetap bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar pembangkit listrik Geothermal Ulumbu.

Menurut Hery Nabit, dalam beberapa tahun terakhir PT PLN melalui PLN UIP Nusra telah membangun jaringan air minum bersih di wilayah Lungar-Poco Leok pada tahun 2024 dan kembali melanjutkan pembangunan jaringan air bersih di Desa Wewo pada tahun 2025.

“Dalam beberapa tahun terakhir sudah ada begitu banyak bantuan maupun kegiatan pemberdayaan yang sudah dilakukan termasuk sarana air minum bersih oleh PT PLN,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menilai bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap air bersih sekaligus menjadi bukti nyata kolaborasi antara PT PLN dan pemerintah daerah.

Menurutnya, penyediaan sarana air bersih di Desa Wewo sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena mampu memenuhi kebutuhan air sehari-hari, meningkatkan kesehatan warga dengan mengurangi risiko penyakit, serta memberi dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat.

Bupati Hery Nabit juga berharap PT PLN terus bergandengan tangan dengan pemerintah daerah untuk membangun rasa percaya masyarakat terhadap niat baik pembangunan Manggarai melalui penyediaan energi bersih dan terjangkau.

Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat, Karolus Sagur, menjelaskan bahwa sumber mata air yang dimanfaatkan dalam program tersebut berada sekitar empat kilometer dari permukiman warga.

Meski akses menuju lokasi sumber air cukup terjal, proses penyaluran air berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Sejauh ini tidak ada kendala.

Bahkan saat uji coba pertama, air minum bersih bantuan PT PLN sudah bisa dirasakan oleh semua warga,” ungkap Karolus, Senin (13/4/2026).
Karolus menjelaskan, dalam pembangunan jaringan air bersih tersebut PLN membangun bak penampung serta jaringan distribusi yang memungkinkan air bersih dialirkan langsung ke rumah-rumah warga.
Fasilitas itu, lanjutnya, telah selesai dibangun pada Desember 2025 dan kini sudah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Wewo.

Ia juga berharap adanya pengembangan lanjutan mengingat debit air yang tersedia cukup besar sehingga manfaat program dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Debit air ini cukup besar, kami berharap adanya pengembangan lanjutan agar manfaat program ini bisa dirasakan lebih merata dengan penambahan pipa,” katanya.

Pos terkait