Smager Reo Tersingkir, SMA N 7 Kota Komba Melaju ke Semifinal Dies Natalis Unika ke-67

MANGGARAI, FN- Perjalanan ST. Gregorius Reo atau yang dikenal dengan Smager Reo dalam turnamen Dies Natalis Unika ke-67 harus terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan SMA N 7 Kota Komba melalui drama adu penalti.

Pertandingan berlangsung sengit di Lapangan Sepak Bola Unika Ruteng, Selasa, 12/5/2026.

Bacaan Lainnya

Kedua tim tampil penuh semangat dan bermain dengan intensitas tinggi sejak menit awal pertandingan.

SMA N 7 Kota Komba yang tampil sebagai tim pendatang baru sukses mengamankan tiket semifinal setelah menang 4-3 dalam babak adu penalti usai bermain imbang tanpa gol selama waktu normal.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dengan mengandalkan permainan cepat dan duel kuat di lini tengah.

Pada babak pertama, Smager Reo dan SMA N 7 Kota Komba sama-sama menunjukkan pertahanan yang solid.

Meski beberapa peluang berbahaya tercipta, penyelesaian akhir dari kedua tim belum mampu menghasilkan gol.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor masih bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, Smager Reo yang dikenal sebagai langganan semifinal Dies Natalis Unika Ruteng mulai meningkatkan tekanan untuk membongkar pertahanan SMA N 7 Kota Komba.

Namun, solidnya lini belakang SMA N 7 Kota Komba membuat para pemain Smager Reo kesulitan menciptakan peluang matang.

Sebagai tim debutan, SMA N 7 Kota Komba justru tampil percaya diri dan disiplin hingga mampu mempertahankan skor imbang 0-0 sampai waktu normal berakhir.

Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam drama tos-tosan tersebut, SMA N 7 Kota Komba tampil lebih tenang dan akhirnya menang dengan skor 4-3.
Kiper SMA N 7 Kota Komba menjadi pahlawan setelah berhasil menepis satu tendangan penalti pemain Smager Reo dan satunya membentur mistar gawang.

Sementara empat eksekutor SMA N 7 Kota Komba sukses menjalankan tugasnya, meski satu penendang sempat gagal setelah bola membentur tiang gawang.

Pelatih dan Kapten Tim Bersyukur

Pelatih SMA N 7 Kota Komba, Yansen Bota, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung timnya hingga mencapai semifinal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anak-anak, pengurus tim, lembaga sekolah SMAN 7 Kota Komba, orang tua murid, simpatisan, dan seluruh suporter Waerana yang memenuhi Stadion Unika Ruteng,” ujarnya.

Menurut Yansen, timnya menunjukkan komitmen bermain yang luar biasa serta menjunjung tinggi sportivitas sepanjang pertandingan.

“Semifinal adalah tempat yang layak bagi tim kami yang berani bermimpi dan berjuang,” katanya.

Sementara itu, kapten tim SMA N 7
Kota Komba, Roney Darasta, mengaku bersyukur atas pencapaian timnya sebagai pendatang baru di turnamen tersebut.

“Ini hasil kerja keras seluruh tim, pelatih, lembaga sekolah SMAN 7 Kota Komba Waerana, dan dukungan seluruh suporter Waerana. Kami tahu perjalanan ini belum selesai. Masih ada satu langkah sebelum final dan kami tetap fokus mempersiapkan semifinal dengan taktik dan strategi dari pelatih,” ujarnya.

Pos terkait