MANGGARAI, FN- Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, secara resmi membuka kegiatan Pekan ASN Sadar Pajak 2025 dalam apel mingguan yang digelar di kawasan Natas Labar, Senin, 11/05/2026.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Mei, ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam arahannya di hadapan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati Hery Nabit menegaskan, seluruh 8.659 ASN di lingkungan Kabupaten Manggarai wajib menjadi teladan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Ia mengingatkan bahwa kepatuhan ASN adalah cerminan pelayanan publik yang baik.
“Saya tegaskan kembali, kita semua harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakan—secara benar, tepat waktu, dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai kita mengimbau masyarakat patuh pajak, namun diri sendiri maupun aset yang kita miliki belum terdaftar atau belum lunas pajaknya,” ujar Bupati Herybertus.
Bupati Hery Nabit juga menginstruksikan seluruh ASN untuk memeriksa dan memastikan seluruh aset pribadi, termasuk tanah dan bangunan di kampung halaman masing-masing, sudah tercatat resmi dan kewajiban pajaknya telah diselesaikan.
Tanggung jawab pengawasan kepatuhan ini dibebankan langsung kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di seluruh lingkungan pemerintahan kabupaten.
Ada sejumlah poin utama yang menjadi fokus dalam pelaksanaan Pekan ASN Sadar Pajak tahun ini:
Pertama, pajak diposisikan sebagai sumber pendapatan utama daerah yang menjadi kunci utama kemandirian keuangan daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan.
Kedua, selain Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pemerintah daerah memberikan perhatian besar pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), baik untuk kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi milik ASN.
Ketiga, berlakunya aturan undang-undang terbaru membawa perubahan positif, di mana pembagian hasil PKB kini langsung dipotong untuk bagian pemerintah kabupaten melalui sistem opsen.
Hal ini memungkinkan dana tersebut langsung dimanfaatkan untuk pembangunan tanpa perlu menunggu penyaluran dari pemerintah provinsi pada tahun berikutnya.
Keempat, untuk mempermudah pelayanan dan pengawasan, setiap OPD telah menunjuk petugas khusus yang bertugas membantu pendaftaran, pelaporan, hingga penagihan pajak di lingkungan kerja masing-masing.
Selain soal kepatuhan pajak, Bupati Herybertus juga memberikan imbauan terkait pengelolaan keuangan pribadi. Mengingat kondisi ekonomi yang masih penuh ketidakpastian ke depannya.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk lebih bijak mengatur pengeluaran, memprioritaskan kebutuhan keluarga, dan menahan diri dari penambahan beban utang baru.
Pekan ASN Sadar Pajak ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi menjadi langkah nyata dan berkelanjutan.
Kontribusi dan kepatuhan para abdi negara diharapkan mampu mempercepat laju pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Manggarai.***







