Wabup Manggarai Luncurkan Beroperasinya Dapur MBG SPPG Pitak 

Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu (kiri bertopi), meninjau langsung ke ruang kelas saat para siswa SMK St. Matilda menerima MBG di SPPG Pitak.

Ruteng, FokusNTT.com- Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Fabianus Abu, pada Rabu (28/1/2926) meluncurkan beroperasinya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pitak di SMK St. Matilda Ruteng.

Dapur MBG SPPG Pitak adalah unit ke-19 yang beroperasi di Kabupaten Manggarai.

Bacaan Lainnya

Saat peluncuran tersebut, Wabup Fabianus Abu didampingi Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu, Pasi Intel Kodim 1612 Manggarai Kapten Inf Fernando Mendoca, serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai.

Kedatangan Wakil Bupati Manggarai beserta rombongan disambut hangat oleh para guru dan siswa melalui tradisi adat Curu dan Manuk Kapu.

Dalam sambutannya, Wabup Fabianus Abu menegaskan bahwa kehadiran program MBG merupakan jawaban atas kerinduan masyarakat sejak tahun 2025 terhadap pemenuhan gizi anak sekolah secara merata.

“Puji syukur, pada tahun 2025 ada empat SPPG yang beroperasi. Memasuki tahun 2026, jumlahnya meningkat menjadi 19. Semoga program ini berjalan dengan baik, membuat anak-anak kita sehat, dan pada tahun 2045 lahirlah generasi emas yang siap membangun daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK St. Matilda Ruteng, Leonardus Cardis, melaporkan bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki 414 siswa dengan 31 tenaga kependidikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia serta Pemerintah Kabupaten Manggarai atas dukungan terhadap pelaksanaan program MBG.

Tak hanya itu, Leonardus juga mengungkapkan bahwa meskipun sempat muncul pertanyaan mengapa sekolah lain lebih dahulu menerima program MBG pada tahun 2025, pihaknya tetap bersyukur.

Apalagi, peningkatan akreditasi sekolah dari B ke A menjadi motivasi tambahan, terlebih dengan hadirnya MBG yang diyakini dapat mendorong semangat belajar siswa.

“Kami berharap kehadiran MBG ini semakin memotivasi peserta didik untuk belajar lebih giat dan berprestasi,” katanya.

Dalam sosialisasi singkat, Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Manggarai Ansgariana Yetri Indriyati menjelaskan, SPPG Pitak merupakan unit ke-19 yang beroperasi di wilayah tersebut.

Yetri mengapresiasi sambutan hangat dari pihak sekolah serta berharap program MBG menjadi penyemangat baru bagi proses belajar-mengajar.

Program MBG tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan.

Mereka dapat menikmati makanan bersama, mempererat kebersamaan, sekaligus memastikan kualitas makanan tetap terjaga.

Yetri juga mengingatkan para siswa untuk mencium makanan sebelum menerima ompreng guna memastikan kesegaran.

“Jika ditemukan makanan yang rusak, pihak SPPG akan segera menggantinya,” ungkap Yetri.

Dengan resmi diluncurkannya SPPG di SMK St. Matilda Ruteng, diharapkan program ini mampu meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, serta prestasi peserta didik, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Manggarai yang sehat dan berkualitas.***

Pos terkait