Paket Viral Tempuh Dua Opsi Ini Demi Tiket Pilkada Manggarai, Singgung Nama Besar PDIP

Penulis: Albertus Frederiko Davids

Tim Redaksi Fokusntt.com

Bacaan Lainnya

 

Manggarai, FN – Paket Viral, sandi dari Viktor Slamet dan Frans Ramli Boy Koyu resmi menggelar deklarasi maju Pilkada Manggarai 2 April 2024 lalu.

Usai deklarasi paket viral berkeyakinan penuh akan menjadi salah satu calon tetap yang ikut bertarung di bulan Nopember 2024 mendatang.

Atas dasar keyakinan itu paket viral pun menempuh dua opsi demi tiket Pilkada Manggarai 2024, yakni opsi partai politik dan opsi independen.

Dalam menempuh opsi partai politik Viktor Slamet dan Frans Ramli Boy Koyu beberapa kali menyambangi sekretariat partai di Kabupaten Manggarai untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati.

Bahkan mereka sudah mendaftar di partai-partai besar, seperti Demokrat, PAN dan PDIP, tiga partai yang sangat berprestasi di kancah politik nasional maupun lokal.

Dalam pendaftaran ke partai politik bisa dibilang hanya Viktor Slamet dan Frans Ramli Boy Koyu saja yang mendaftar paket atau lengkap dengan pasangan, sementara bakal calon lain lebih dominan mendaftar seorang diri sebagai bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati tanpa didampingi pasangan.

Yang berikut opsi independen juga ditempuh keduanya untuk memuluskan langkah menuju Pilkada Manggarai 2024. Opsi ini dipakai paket viral jika dalam Pilkada Manggarai keduanya belum berkesempatan mendapatkan dukungan partai politik.

Komentar Viktor SlametĀ 

Dalam sebuah kesempatan wawancara bersama awak media usai mendaftar di PDIP Manggarai beberapa waktu lalu, Viktor Slamet menjelaskan bahwa ia dan bakal calon wakilnya sudah siap bertarung di Pilkada Manggarai, entah itu bertarung melalui opsi partai politik maupun melalui opsi independen.

Melalui opsi partai politik Viktor sangat yakin paket viral bakal diusung oleh beberapa partai menuju Pilkada Manggarai.

“Tentu kami sangat optimis yah bakal diusung parpol. Kami punya visi misi jelas, mimpi-mimpi mengeksekusi itu bisa lewat paket viral, khususnya tentang kedaulatan pangan” kata Viktor.

Ia pun menyampaikan motivasinya mendaftar di partai politik karena ada persamaan visi misi paket viral dan visi misi partai politik, sebut saja PDIP dan sejumlah partai lainnya.

Menurut Viktor, kedaulatan pangan adalah hidup mati dari sebuah daerah. Dengan pangan kita bisa mengubah wajah Manggarai ini menjadi lebih sejahtera dan makmur.

“Kami punya kesamaan visi misi dengan beberapa parpol khususnya PDIP. Itu yang menjadi motivasi kami untuk mendaftar, karena omong tentang pangan menjadi hidup mati sebuah daerah” jelas Viktor.

Ia pun menyinggung nama besar PDIP yang pernah mengusungnya di Pilkada 2010 silam. Hal tersebut yang membuatnya yakin paket viral akan didukung kembali oleh PDIP dan partai lainnya dalam konstelasi pilkada 2024.

Keyakinan tersebut tentu selain karena kesamaan visi misi, Viktor juga pernah diusung PDIP pada Pilkada 2010.

“PDIP ini tidak asing bagi saya. Harapan di pilkada 2024 PDIP kembali mendukung saya dan mengusung paket viral” ungkap Viktor.

“Kita optimis lah. PDIP ini partai pemenang, dia dicintai oleh rakyat karena keberpihakannya, kolaborasinya juga sangat bagus. Waktu di kementerian dulu saya sering mengeksekusi semua program-program PDIP” ungkapnya menambahkan.

Lebih lanjut pemilik ternak babi terbesar di Kabupaten Manggarai ini juga menyinggung soal dukungan partai Nasdem.

Bagi Viktor, Nasdem termasuk partai politik yang menjadi favoritnya di Pilkada 2024 karena ia merupakan salah satu kader yang pernah mengikuti beberapa proses bersama Nasdem.

Meski demikian ia tetap akan mengikuti seluruh prosedur dan mekanisme yang berlaku di dalamnya karena Nasdem belum tentu mutlak mengusungnya di Pilkada Manggarai.

“Sebetulnya di Nasdem saya sudah jadi kader selama dua tahun. Saya juga punya kontribusi untuk Nasdem sekecil apapun hingga sekarang sudah resmi ber-KTA” terang Viktor.

Akan tetapi, kata dia, dalam Pilkada Nasdem pasti punya mekanisme dan prosedural sebelum mengusung kandidat, contohnya lewat penjaringan maupun survei.

Karena itu ia tidak punya kompetensi untuk mengatakan bahwa Nasdem harus mengusungnya di Pilkada 2024. Semua itu akan terjawab kalau sudah melewati beberapa proses.

“Sistemnya memang harus penjaringan dan survei, kita ikuti saja itu. Saya juga tidak berkompetensi untuk mengatakan sekarang bahwa Nasdem harus ke saya, kan begitu” tutur Viktor.

Alasan Mengumpulkan KTP

Menurut Viktor ada beberapa alasan paket viral juga menempuh opsi independen dengan cara mengumpulkan KTP demi tiket Pilkada Manggarai 2024.

Alasan pertama, kata Viktor, mereka ingin mengetahui sejauh mana rakyat menginginkan paket viral maju dalam Pilkada 2024.

Alasan yang kedua, sambung Viktor, pengumpulan KTP ini merupakan sebuah planing B yang disiapkannya bersama tim pemenangan agar bisa lolos menjadi calon tetap di Pilkada Manggarai.

“Saat ini kurang lebih hampir mencapai 30 ribu KTP yang sudah terkumpul dan itu sukarela tidak dipungut biaya, boleh tanya ke masyarakat. Jadi pengumpulan KTP ini adalah planing B, planing A tetap fokus ke partai politik, apalagi kalau PDIP yang usung ow kami akan komit membesarkan partai ini” tutup Viktor.

Pos terkait