Penanganan Pascagempa di Manggarai, TNI AL Kerahkan KRI dr. Soeharso-990 dan Buka Posko di Kedindi 

KRI dr. Soeharso-990 sebuah kapal rumah sakit milik TNI AL, kini bersandar di Pelabuhan Reo untuk melakukan pelayanan bagi korban dampak gempa bumi Flores. Foto: ist.

RUTENG, FokusNTT.com– TNI Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat penanganan masyarakat terdampak gempa bumi M7,7 di Kabupaten Manggarai dengan mengerahkan KRI dr. Soeharso-990 dan membuka Posko Angkatan Laut di Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Sabtu (23/8/2026).

Sebagai bagian dari penanganan pascabencana, TNI AL mengerahkan KRI dr. Soeharso-990 yang kini bersandar di Pelabuhan Reo. Kapal rumah sakit ini disiapkan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan di tengah situasi darurat.

Bacaan Lainnya

Dengan fasilitas kesehatan lengkap di atas kapal, pelayanan medis dibuka selama 24 jam untuk pemeriksaan, pengobatan, hingga penanganan medis lanjutan bagi warga terdampak.

“Keberadaan KRI dr. Soeharso-990 menjadi sangat penting, terutama karena sejumlah fasilitas kesehatan di daratan juga terdampak gempa. Kapal ini diharapkan dapat mempercepat penanganan warga yang luka maupun yang membutuhkan perawatan pascagempa,” demikian disampaikan melalui rilis TNI AL.

Buka Posko dan Salurkan Bantuan

Selain kapal rumah sakit, TNI AL juga membuka Posko Angkatan Laut di halaman SDK Kedindi, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok. Posko ini menjadi titik pelayanan, koordinasi bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik bagi warga terdampak.

Di lokasi tersebut, Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, menyerahkan bantuan secara langsung kepada Lurah Wangkung. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan TNI AL selama masa tanggap darurat. (*/aka) 

Pos terkait