BORONG, FN – Data sementara dampak gempa bumi M7,7 di Kabupaten Manggarai Timur, NTT, mencatat 12.862 bangunan dan infrastruktur lain terdampak di 12 kecamatan.
Data tersebut dirilis Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (19/8/2026) pukul 09.00 WITA.
Dari total tersebut, rumah warga menjadi infrastruktur yang paling banyak terdampak dengan 12.423 unit.
Selain rumah, data juga mencatat kerusakan pada 14 ruas jalan, 7 jembatan, 8 jaringan irigasi, 286 sekolah, 24 puskesmas, 42 rumah ibadah, dan 58 fasilitas pemerintahan.
Rincian Dampak per Kecamatan
5 Wilayah Terdampak Terbanyak:
1. Lamba Leda Selatan: 2.655 unit – Rumah 2.620, Sekolah 25, Puskesmas 3
2. Lamba Leda Timur: 1.579 unit – Rumah 1.544, Sekolah 23, Puskesmas 3
3. Lamba Leda: 1.440 unit – Rumah 1.408, Sekolah 24, Puskesmas 2
4. Elar: 1.062 unit – Rumah 1.028, Sekolah 25, Irigasi 2
5. Congkar: 972 unit – Rumah 952, Sekolah 12, Puskesmas 2.
Data 7Kecamatan Lainnya:
– Borong: 923 unit
– Lamba Leda Utara: 867 unit
– Elar Selatan: 862 unit
– Kota Komba Utara: 800 unit
– Kota Komba*: 664 unit
– Rana Mese: 538 unit
– Sambi Rampas: 500 unit – terendah
Dengan total 12.862 unit terdampak, data ini menjadi dasar penting dalam penanganan darurat, pendataan kebutuhan masyarakat, serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pemerintah daerah bersama BNPB dan pihak terkait diharapkan segera memprioritaskan bantuan ke kecamatan dengan dampak tertinggi. (*)







