MANGGARAI, FN- Warga Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT yanng menjadi korban gempa bumi Flores kembali melakukan aksi pengadangan kendaraan di ruas jalan negara Ruteng-Reok. Aksi ini masih terkait distribusi bantuan tanggap darurat bencana gempa bumi Flores M7,7.
Pada Rabu (19/8/2026) pagi sekitar pukul 10.30 WITA, warga menghadang sebuah mobil Patwal Satlantas Polres Manggarai yang dikendarai dua anggota.
Aksi tersebut diunggah ke Facebook oleh akun Lafhy Palus dengan caption: _”Halo ema (bapak) pemerintah kab Manggarai. Masyarakat Timbang, Wancang desa Ladur, sangat membutuhkan bantuan dari kalian. Mereka terpaksa palang jalan karena sangat membutuhkan bantuan dari kalian”._
Dalam video tersebut terlihat dua anggota Satlantas Polres Manggarai berada di tengah kerumunan warga. Warga yang jumlahnya puluhan orang termasuk perempuan dan anak-anak itu berdiri di badan jalan.
Terdengar suara seorang laki-laki kepada anggota Satlantas:
“Setiap bantuan selalu lewat saja ke Reok. Yang lebih awal untuk kampung ini pak, makanan, minuman, dan obat-obatan. Bukan sekarang (bantuan tersebut disalurkan)”.
Warga itu juga meminta anggota polisi berkoordinasi dengan pemerintah dan menyampaikan alasan pengadangan.
“Ini baru warga dari satu kemah (posko pengungsian),” tandasnya.
Warga menegaskan kehadiran TNI/Polri saat bencana sudah mengetahui kebutuhan korban yaitu makanan.
Pengadangan di Cibal sudah terjadi sejak dua hari pascagempa 14 Agustus 2026. Sebelumnya warga juga menghadang mobil pengangkut bantuan dari pemerintah, partai politik, dan pihak lainnya yang menuju wilayah pantai utara.
Warga Cibal merasa tidak diperhatikan dalam distribusi bantuan tanggap darurat.
Saat ini bantuan lebih banyak didistribusikan ke wilayah pantura meliputi Kecamatan Reok Barat, Kecamatan Reok di Kabupaten Manggarai, dan Kecamatan Lamba Leda Utara di Kabupaten Manggarai Timur.
Ketiga wilayah tersebut mengalami kerusakan parah dan menyebabkan korban jiwa paling banyak akibat gempa tektonik Sabtu (14/8) pagi pekan lalu.
Kedua anggota Satlantas Polres Manggarai melayani pengaduan masyarakat dengan tenang selama aksi berlangsung. (*)







