Menko PMK Rekomendasikan Semua Pemda di NTT Segera Bentuk Satgas Percepatan Penanganan Gempa

Foto kerusakan parah sejumlah rumah di Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, akibat gempa magnitudo 7,7 pada Sabtu (14/8) lalu.

JAKARTA, FN- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) merekomendasikan seluruh pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana. Langkah ini untuk mempercepat koordinasi dan pemerataan bantuan bagi penyintas gempa magnitudo 7,7 di wilayah tersebut.

Rekomendasi Menko PMK Pratikno tersebut disampaikan dalam keterangan di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Bacaan Lainnya

Pratikno mengatakan pembentukan Satgas daerah sangat penting karena titik pengungsian warga tidak terpusat di satu lokasi, melainkan tersebar di berbagai kawasan.

“Kami dorong agar Satgas daerah segera dibentuk, karena lokasi pengungsian ada di beberapa titik. Selain itu kami melihat masih ada kebutuhan dasar para pengungsi yang harus dipenuhi,” kata Menko Pratikno seperti diberitakan Antara.

Perkuat Komando di Tingkat Lokal

Ia menjelaskan keberadaan Satgas daerah akan memperkuat fungsi komando di tingkat lokal. Tugasnya antara lain memetakan kebutuhan spesifik penyintas, mengonsolidasikan bantuan logistik dari pemerintah pusat, serta mendistribusikannya ke posko-posko penampungan pengungsi yang sulit dijangkau.

Langkah ini diselaraskan dengan pemenuhan fasilitas pengungsian oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan. Bentuknya mulai dari penyiapan tenda keluarga yang layak, pengoperasian dapur umum lapangan, hingga penguatan tenaga medis di lapangan.

Data Terbaru Korban Gempa NTT

Berdasarkan data Direktorat Pengendalian Operasi BNPB per Senin (17/8) sore, gempa di NTT dalam beberapa hari terakhir menyebabkan:

Korban Meninggal: 68 jiwa

– Kabupaten Manggarai: 26 jiwa

– Kabupaten Manggarai Timur: 24 jiwa

– Kabupaten Nagekeo: 8 jiwa

– Kabupaten Sikka: 4 jiwa

– Kabupaten Ende: 2 jiwa

– Kabupaten Manggarai Barat: 2 jiwa

– Kabupaten Ngada: 2 jiwa

Korban Luka-luka: 213 orang

Pemerintah pusat berharap dengan terbentuknya Satgas di setiap daerah, penanganan dan penyaluran bantuan kepada pengungsi dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. (*)

Pos terkait