Pemkab Manggarai Imbau Warga Tetap di Pengungsian dan Waspada Gempa Susulan

Dandim 1612/Manggarai Letkol arh Amos Comenius Silaban mengunjungi Posko Golo Conggo, desa Ruis, kacamatan Reok Barat, Sabtu (22/8). Jumlah pengungsi di posko tersebut jumpanya meningkat akibat gempa susulan.

MANGGARAI, FokusNTT.com- Pemerintah Kabupaten Manggarai mengimbau warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 untuk tetap berada di tempat pengungsian yang telah disiapkan pemerintah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih berlangsungnya aktivitas kegempaan dan meningkatnya jumlah warga di sejumlah titik pengungsian pada malam hari, salah satunya di Posko Golo Conggo, Desa Ruis, Kecamatan Reok.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus melakukan pemantauan. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau berada di lokasi yang tidak aman diminta tetap berada di pengungsian dan mengikuti arahan petugas,” demikian disampaikan Pemkab Manggarai, Sabtu (22/8/2026).

Selain keamanan, Pemkab juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pengungsian. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan, khususnya popok bayi, dan memanfaatkan tempat pembuangan yang telah disediakan.

“Sampah yang berserakan dapat menjadi sumber penyakit baru di tengah situasi darurat. Kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama,” kata petugas Posko Tanggap Darurat.

Pemkab juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Setiap perkembangan aktivitas gempa diminta merujuk pada data BMKG dan arahan Posko Tanggap Darurat Pemerintah Kabupaten Manggarai. (*)

Pos terkait