MANGGARAI TIMUR, FN- Kondisi warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, masih memprihatinkan.
Sejumlah warga yang mengungsi hingga kini masih bertahan di posko pengungsian dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Fakta Cepat Kebutuhan di Posko Damer
– Lokasi: Posko Damer, Desa Satar Padut, Lamba Leda Utara
– Kebutuhan Mendesak: Sembako, Obat-obatan, Logistik dasar
– Fokus Penanganan: Warga sakit yang dirawat di posko
– Kendala Awal: Jaringan internet & keterbatasan logistik
– Update: Jaringan internet saat ini sudah mulai membaik
Pantauan di Posko Damer, Desa Satar Padut, Senin (17/8/2026) malam sekitar pukul 22.00 WITA, para pengungsi masih bertahan di lokasi pengungsian.
Posko tersebut menjadi salah satu tempat penampungan utama, terutama bagi warga yang membutuhkan penanganan kesehatan.
Dokter pada Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Dampek, dr. Melinda Bella mengatakan, kebutuhan logistik di Posko Damer masih sangat tinggi.
“Di sini masih membutuhkan logistik, sembako, obat dan masih banyak lagi,” ujar Melinda.
Menurutnya, Posko Damer sebagian besar menampung sekaligus merawat warga yang sakit. Karena itu kebutuhan obat-obatan dan dukungan logistik menjadi perhatian penting selama masa tanggap darurat.
Sebelumnya, warga maupun petugas di posko juga menghadapi kendala jaringan internet dan ketersediaan logistik.
Namun, kondisi jaringan internet saat ini mulai membaik sehingga komunikasi dan koordinasi di posko dapat berjalan lebih lancar.
Kendati demikian, pemenuhan kebutuhan dasar warga masih menjadi tantangan yang harus segera dipenuhi. Bantuan makanan, obat-obatan dan kebutuhan pokok sangat diperlukan untuk warga yang masih bertahan di pengungsian.
Data Gempa BMKG
Gempa tektonik M7,7 mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kemudian diakhiri pada pukul 07.30 WIB.
Hingga Senin (17/8/2026) pukul 11.00 WIB, BMKG mencatat 1.624 gempa susulan dengan magnitudo M1,3 hingga M6,2.
Dampak gempa dirasakan di sejumlah wilayah Flores, termasuk Manggarai dan Manggarai Timur. Ribuan warga harus mengungsi karena rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
BNPB melaporkan kebutuhan dasar pengungsi menjadi prioritas pemerintah dalam penanganan bencana ini. (*)






