MANGGARAI TIMUR, FN– Sebanyak 14 orang warga kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur dinyatakan meninggal dunia akiba gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (14/8/2026) pagi.
Selain korban jiwa, gempa dengan magnitudo 7,7 tersebut juga menyebabkan ratusan rumah miilik warga dan fasilitas umum di wilayah tersebut mengalami rusak parah dimana sejumlah bangunan dilaporkan roboh hingga rata tanah.
Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, merinci data sementara korban di wilayahnya.
“Korban meninggal dunia 14 orang. 12 orang asli Lamba Leda Utara, 1 orang dari Lamba Leda, dan 1 orang lainnya dari Manggarai yang meninggal di sini,” kata Agustinus.
Ia menambahkan, jumlah korban luka-luka tercatat 128 orang. Sementara jumlah pengungsi mencapai 5.974 orang yang tersebar di Desa Satar Padut dan Satar Kampas.
Kerusakan Terparah di 2 Desa
Menurut Agustinus, kerusakan rumah terbanyak terjadi di Desa Satar Padut dan Satar Kampas. Kerusakan juga dilaporkan di Desa Satar Punda dan Haju Wangi.
Untuk penanganan, telah didirikan posko utama di Damer dan Satar Kampas karena jumlah korban di dua desa itu paling banyak. Selain itu terdapat sejumlah posko mandiri yang tersebar di beberapa desa di wilayah Lamba Leda Utara.
“Untuk saat ini, masyarakat Lamba Leda Utara masih sangat membutuhkan bantuan logistik,” ucapnya. (*)






