RS Lapangan di Stadion Golo Dukal Layani Pasien Umum Gratis Selama Tanggap Darurat Gempa Flores

Tim Emergency Medical Team (EMT) Kemenkes yang melaksanakan tugas di rumah sakit lapangan di stadion Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Rumah sakit lapangan ini dibangun berdasarkan kebutuhan saat RSUD Ruteng mengalami kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 7,7 lalu. RS ini juga bisa melayani masyarakat sekitar dengan gratis untuk pelayanan klinik.

MANGGARAI, FokusNTT.com- Rumah Sakit Lapangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dibangun di Stadion Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuka layanan gratis bagi pasien umum selama masa tanggap darurat bencana gempa bumi Flores.

Hal itu disampaikan Koordinator Emergency Medical Team (EMT) Kemenkes, dr. Franky Moudy Rumondor kepada wartawan di lokasi RS Lapangan Golo Dukal, Jumat (21/8/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Menurut Franky, RS Lapangan tidak hanya melayani korban gempa, tetapi juga bisa menerima pasien umum secara gratis untuk penyakit sehari-hari seperti batuk pilek, asam urat, dan lainnya.

Sejak dibangun, RS Lapangan telah melakukan 6 tindakan operasi. Seluruh pasien yang dioperasi adalah korban gempa yang mengalami patah atau retak tulang.

“Operasi pertama dilakukan pada tanggal 19 Agustus yaitu fraktur patah tulang pasien berusia 11 tahun. Dan tindakan operasi dilanjutkan hingga Jumat (21/8) jumlahnya mencapai 6 orang akibat korban gempa,” jelas Franky.

Selain ruang operasi, RS Lapangan juga membuka layanan poliklinik.
Franky menyebut ada dua kendala terkait pelayanan bagi masyarakat umum di rumah sakit lapangan.

Pertama, akses transportasi ke Stadion Golo Dukal yang cukup jauh sehingga warga sulit menjangkau.

Kedua, masih banyak masyarakat yang mengira pelayanan di sini berbayar dan harus pakai BPJS. “Mungkin masyarakat berpikir bahwa pelayanan klinik harus dibayar. Padahal kalau kita berbicara tanggap darurat, mau dia sakit apapun, ya tetap gratis,” ujarnya.

Pihak pengelola terus melakukan sosialisasi ke pemerintah kelurahan setempat. Selama status tanggap darurat, semua pelayanan di RS Lapangan gratis. Masyarakat tidak perlu surat keterangan dari Dinsos maupun kartu BPJS. “Kita terus melakukan edukasi kepada masyarakat,” kata Franky.

Beroperasi Sepanjang Tanggap Darurat

RS Lapangan Golo Dukal didirikan berdasarkan kebutuhan menyusul banyak fasilitas kesehatan termasuk RSUD Ruteng mengalami kerusakan akibat gempa gempa magnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu.

Dijelaskan Franky, tim di RS ini sebanyak 13 orang yang terdiri dua bagian yakni tim kesehatan dan tim logistik. Tim kesehatan terdiri dari 2 dokter umum, 4 perawat, dan 1 tenaga farmasi. Untuk tim ortopedi merupakan bantuan.

Tenda darurat di RS Lapangan, kata Franky, seharusnya sudah bisa dimanfaatkan dan tinggal menunggu dukungan dari pihak RSUD.

RS Lapangan akan beroperasi sepanjang status darurat bencana. Untuk gempa Flores, status darurat berakhir 28 Agustus 2026. Sementara penugasan tim EMT Kemenkes di sini sampai 30 Agustus 2026.”Jika status tanggap darurat diperpanjang berarti akan ada tim lain yang akan melanjutkan, atau kami di sini,” tambah Franky.

Franky mengaku, timnya terus berjuang dengan semangat pengabdian di rumah sakit lapangan Golo Dukal ditengah cuaca kota Ruteng yang sangat dingin. (aka)

Pos terkait