Buka Kongres/MPA PMKRI, Bupati Manggarai Dorong Gagasan Strategis untuk Pembangunan Daerah 3T

Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit didampingi Ketua Presidium PP PMKRI periode 2024–2026, Susana Florika Marianti Kandaimu (kanan, mengenakan baret) dan Ketua DPC PMKRI Ruteng, Margareta Kartika (kiri), membuka kegiatan Kongres/MPA, Senin (20/7/2026). Foto: ist.

Ruteng,FokuNTT.com– Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, secara resmi membuka Kongres Nasional ke-XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas.

Seremonial pembukaan ini berlangsung di Aula Assumpta Katedral Ruteng pada Senin (20/7/2026).

Bacaan Lainnya

Mengawali sambutannya, Bupati Herybertus menyambut hangat seluruh delegasi dan tamu undangan dari berbagai cabang PMKRI se-Indonesia yang hadir di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh kader untuk mengenang dan mengapresiasi jasa para pendiri perhimpunan yang telah meletakkan fondasi kokoh bagi PMKRI di tengah situasi sejarah yang penuh tantangan.

Herybertus berharap semangat para pendahulu senantiasa menjiwai perjuangan organisasi dalam mencapai cita-cita bersama.

Mewakili jajaran pemerintah daerah hingga pusat, Bupati Herybertus menegaskan pentingnya melihat nilai substansial dari setiap agenda besar. Ia menyoroti tantangan nyata yang dihadapi oleh wilayah yang masuk dalam kategori Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), khususnya di wilayah Manggarai yang masih sangat bergantung pada sektor pertanian dari ujung timur hingga barat.

“Kami berharap rangkaian sidang dan kongres ini dapat melahirkan ide-ide strategis yang mampu menghasilkan rekomendasi konkret bagi pembangunan wilayah-wilayah kategori 3T,” ujar Herybertus.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan agenda nasional ini. Menurutnya, PMKRI merupakan salah satu representasi wajah umat Katolik di tingkat nasional. Oleh karena itu, ia berpesan agar momentum kongres ini dimanfaatkan secara optimal sehingga menghasilkan output yang bernilai, bermanfaat, serta berdampak pada kemajuan daerah di tingkat nasional.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PMKRI Cabang Ruteng sanctus Agustinus, Margareta Kartika dalam sambutannya menegaskan bahwa forum tertinggi perhimpunan ini harus menjadi wadah dialektika yang produktif untuk melahirkan gagasan strategis bagi pembangunan bangsa dan negara.

Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran PMKRI Cabang Ruteng yang kini menginjak usia 57 tahun merupakan wujud konsistensi dan kecintaan kader terhadap perhimpunan. Terpilihnya Ruteng sebagai tuan rumah Kongres dan MPA juga menjawab kerinduan panjang para senior dan alumni di daerah.

Melalui momentum ini, PMKRI Cabang Ruteng berharap persoalan dan potensi daerah 3T seperti Manggarai dapat menjadi perhatian serius di tingkat nasional, sebagai wujud nyata dari implikasi pelaksanaan Kongres XXXIV dan MPA XXXIII. (*)

Pos terkait